KECILNYA jumlah penghasilan yang diterima setiap bulan
menjadi alasan banyak karyawan tidak menabung. Padahal, tabungan
penting untuk menanggulangi keadaan-keadaan darurat.
Kendati
minim, Mike Rini Sutikno, CFP selaku Managing Partner MRE Financial
& Business Advisory menyarankan setiap karyawan untuk berusaha
menyisihkan penghasilan setiap bulannya sebagai tabungan.
“Gaji
berapapun, sisihkan 10 persen untuk tabungan, lebih tinggi lebih bagus.
Tetapkan pola prioritas yakni tabungan dan membayar cicilan kredit,
lalu memotongnya di awal (saat menerima penghasilan),” jelasnya saat
berkunjung ke redaksi okezone di Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Selasa (1/11/2011).
Gaya
hidup ditengarai menjadi pemicu seseorang belum bisa menabung, meski
sudah bekerja cukup lama. “Cara paling efektif ialah mengoptimalkan
penghasilan dan menghindari gaya hidup konsumtif,” sambung wanita
berjilbab ini.
Terlepas dari besar maupun kecilnya penghasilan,
sangat mungkin bagi profesional muda memiliki keinginan untuk mencicil
mobil maupun rumah. “Sangat wajar, terpenting ialah mereka bisa
mengutamakan gaji untuk menghasilkan sesuatu. Dibandingkan
menghabiskannya hanya untuk belanja atau makan, yang bisa dibilang
kesenangan sesaat,” tutupnya.
Source : Lastri Marselina - Okezone

Tidak ada komentar:
Posting Komentar