Metrotvnews.com, Jakarta: Apa yang terlintas di
pikiran Anda tentang orang narsis? Mereka yang gemar memuji diri
sendiri? Orang yang 'banci tampil' untuk menarik perhatian orang lain?
Atau orang yang kelebihan rasa percaya diri?
Sebelum menilai, mungkin Anda harus membaca hasil studi tentang kaum
narsis berikut ini. Sebab, penelitian terbaru justru mengungkapkan
perilaku membanggakan diri sendiri itu adalah upaya menyembunyikan
perasaan rendah diri para pelakunya.
Dalam penelitian yang melibatkan 71 mahasiswi dari the Universitas
Southern Mississippi, mereka yang narsis mengaku pada para psikolog
mengenai betapa bangga mereka dengan dirinya sendiri. Namun, ketika
diuji dengan lie detector, hasilnya justru berkebalikan. Mereka
akhirnya mengakui rendahnya rasa percaya diri yang mereka miliki.
"Ini menunjukkan bahwa individu-individu yang tingkat narsismenya
tinggi mungkin tengah membesar-besarkan kepercayaan dirinya," kata
peneliti Erin Myers, seperti dilansir dari Live Science, Reuters.
"Dengan kata lain individu-individu narsis sebenarnya tidak mempercayai
diri mereka sehebat apa yang mereka gembar-gemborkan," lanjutnya.
Narsisme merupakan bentuk kepuasaan erotis yang berasal dari kekaguman
akan atribut fisik atau mental seseorang. Kondisi ini dapat dikatakan
normal pada masa pengembangan kepribadian sewaktu seseorang masih
anak-anak.
Orang yang sangat narsis biasanya amat menyanjung dirinya. Namun, dari
penelitian itu justru dapat disimpulkan adanya keraguan bahwa apakah
prilaku mereka memang asli atau pura-pura.
Kendati narsisme lebih dikenal sebagai gangguan kepribadian narsistik
yang esktremnya adalah bentuk gangguan nyata mengenai mencintai diri
sendiri, gangguan itu muncul pada derajat berbeda-beda dalam setiap
manusia yang secara psikologis sehat.
source : metronews
Tidak ada komentar:
Posting Komentar